Pengumuman Kelulusan Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SBMPN Politeknik Negeri Kupang 2022

Surat Keputusan Direktur Politeknik Negeri Kupang No. 326 Tahun 2022 Tentang Pengumuman Hasil Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) Politeknik Negeri Kupang Tahun Akademik 2022/2023. Informasi selengkapnya dapat melihat Dokumen berikut

pengumuman-kelulusan-sbmpn-pnk2022

Pendaftaran SNMPN Politeknik Negeri Kupang 2022 sudah dibuka !!

Tentang SNMPN 2022


Jalur SNMPN merupakan seleksi Jalur Undangan yang diperuntukkan bagi calon peserta/siswa sekolah yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi bidang vokasi atau Politeknik dan Politani Negeri di seluruh wilayah Indonesia. Pola seleksi ini tertuang dalam suatu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui seleksi prestasi akademik siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.

Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI) pada tahun 2014 menetapkan pola Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK- PN) akan dilakukan bersama dan diikuti oleh seluruh Politeknik Negeri se-Indonesia (sebanyak 38 Politeknik Negeri) secara on-line. Hal ini dilaksanakan dengan berdasarkan pada UU No. 12 Tahun 2012, PP No. 66 dan PP No. 34 Tahun 2010.

Dari tahun ke tahun jumlah politeknik peserta jalur penerimaan ini meningkat. Dan hingga tahun 2022 tercatat sejumlah 44 politeknik yang mengikuti seleksi ini. Sejak 2020, istilah PMDK-PN berganti nama menjadi Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN). Meski terdapat perubahan penamaan, namun mekanisme dan proses seleksi jalur ini masih sama seperti PMDK-PN dan diikuti pula oleh 44 politeknik negeri se-Indonesia. Selain itu, mulai tahun 2021 SNMPN hanya menyelenggarakan proses seleksi untuk jenjang pendidikan Diploma 3 (D3), sedangkan proses seleksi jenjang pendidikan Sarjana Terapan melalui SNMPTN yang diselenggarakan oleh LTMPT.

Pendaftaran calon peserta/Siswa melalui jalur SNMPN tidak dikenakan biaya apapun karena semua biaya telah dibebankan pada anggaran pemerintah. Jalur SNMPN ini juga mengakomodir calon peserta/siswa yang diterima dan berasal dari keluarga ekonomi lemah tetapi mempunyai prestasi akademik tinggi sebagai peserta program Beasiswa Bidikmisi.

Informasi lengkap serta tata cara pendaftaran Jalur SNMPN dapat diakses pihak sekolah melalui situs https://snmpn.politeknik.or.id dengan cara login menggunakan username dan password yang sudah ada atau yang akan diberikan panitia kepada masing-masing sekolah dan mendaftarkan siswa-siswa terbaiknya.

Berikut timeline pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SNMPN

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Kupang 2021

Politeknik Negeri Kupang (PNK) kembali di tahun 2021 ini melakukan serangkaian kegiatan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan pengabdian kali ini difokuskan pada menata dan membantu para penjual di Pasar Loti ‘K3T’ yang terletak di ujung Jembatan Petuk 2 Kupang.

Adapun kegiatan pengabdian yang digelar berupa workshop/pelatihan/penyuluhan, dukungan teknis peralatan pendukung pasar rakyat antara lain berupa pelatihan pemasaran dan pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM warga Kelurahan Naimata, Pengelolaan pangan lokal di Pasar Loti Petuk berupa pelatihan pembuatan jajajan. Selain itu, PNK juga menyediaan paket fasilitas Etalase penyimpanan jualan makanan, penyediaan tando air, wastafel cuci tangan berserta rangka dan intalasi lengkap siap pakai, pembuatan toilet darurat, penyediaan sejumlah rombong penjualan.
Ada juga penataan yang dilakukan berupa penyedian paket kerja plat, penerangan dan penghiasan Icon Nama “Loti K3T” di rest area Pasar Petuk, pembangunan pagar pasar, pelatihan ijin usaha berbasis OSS bagi jemaat K3T, lampu rambu ruas jalan, serta berbagai macam bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Politeknik Negeri Kupang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat.

Direktur PNK Frans Mangngi dalam sambutannya saat penyerahan bantuan kepada para penjual, Sabtu (18/12) mengatakan, berbagai kegiatan dan penataan itu merupakan bagian pengabdian dari PNK kepada masyarakat.

Dia berharap agar tempat ini menjadi menarik bagi masyarakat Kota Kupang maupun luar Kota Kupang. “Saya berharap tempat ini menjadi pemicu bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan tempat ini demi membangun perekonomian masyarakat. Saya juga meminta maaf jika dalam kebersamaan selama menata tempat ini ada kekurangan dari kami. Semoga kegiatan seperti ini semakin ditingkatkan ke depan, ” pungkasnya.

Selain itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) PNK Prof Dr Adrianus Amheka mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat.

Menurutnya, setiap tahun, semua civitas akademika, khususnya Dosen Politeknik Negeri Kupang (PNK) menggelar berbagai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui jurusan-jurusan pada lingkup PNK. Pelaksanaannya diwadai oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNK dengan fokus pelaksanaan selama dua tahun terakhir secara tematik, dimana tahun 2020 dilaksanakan dengan mengusung tema peningkatan Pariwisata daerah yang dilaksanakan di Pulau Semau, Kabupaten Kupang.

Sedangkan tahun 2021 dilaksanakan di Kota Kupang dengan tema yaitu mendukung Ekonomi rakyat di seputaran Jembatan Petuk bekerjasama dengan GMIT Klasis Kota Kupang.

Pasar Petuk dipilih karena kondisi yang cukup strategis sekaligus yang menghubungkan jalur cepat dataran tinggi Kota Kupang. “Selain lokasinya yang strategis karena berada pada daerah dataran tinggi, juga lokasi Jembatan Petuk adalah salah satu jalur cepat akses pemandangan Kota Kupang dari ketinggian dan ini kedepan akan menjadi potensi pariwisata panorama Kota,” kata dia.

Dia berharap kepada para penerima bantuan untuk terus melakukan aktivitas produktif melalui keahlian yang telah diterima selama kegiatan berlangsung. Selain itu, terus menciptakan produk jual yang unik dan menarik untuk konsumen oleh karena kemudahan yang telah diberikan.

Wakil Ketua Tim Percepatan Perekonomian Klasis Kota Kupang Timur Thomas Jansen Ga mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PNK.

“Kami sangat berterima kasih karena tanpa kami minta, pak direktur bersama jajaran berniat mempercantik tempat ini.
Tempat ini strategis dan sudah difasilitasi dengan penerangan yang menaik untuk medorong para pelaku usaha di seputaran Sungkaen ini,” ujarnya.

Dia berharap agar kerja sama itu terus berlanjut.

Ketua Klasis Kota Kupang Timur Pendeta Samuel Pandie juga mengapresiasi PNK yang sudah membantu masyarakat Jemaat di klasisnya

Ia mengaku tantangan ke depan adalah tempat yang disediakan itu dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat atau tidak demi mengembangkan perekonomiannya.

Wisuda Politeknik Negeri Kupang 2021

Politeknik Negeri Kupang (PNK) melepas 1095 wisudawan, Senin, 06/12/2021 dan selasa 07/12/2021

Direktur PNK, Frans Mangngi ST., M.Eng mengungkapkan, pada prosesi wisuda tahun 2021 ini PNK melepas 1095 lulusan yang berasal dari enam jurusan dan tersebar pada 16 program studi dengan rincian delapan program studi jenjang sarjana terapan dan delapan program studi jenjang diploma 3 atau ahli madya dalam 2 kali prosesi wisuda

“Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi para wisudawan/ wisudawati bersama keluarganya karena dapat mengikuti proses penting dalam pencapaian dan akhir dari satu jenjang akademik di perguruan tinggi. Untuk itu saya atas nama pimpinan dan keluarga besar Politeknik Negeri Kupang mengucapkan selamat kepada saudara saudari semua,” kata Frans. 

“Saudara telah berhasil dengan baik menyelesaikan studi di PNK. Pencapaian saudara adalah bukti kerja keras dan dedikasi saudara yang tentu tidak terpisah dari motivasi doa dan dukungan dari banyak pihak dalam usaha tersebut terutama para orangtua keluarga dan orang – orang yang kalian kasihi,” lanjutnya.

Ditengah tantangan persaingan yang cukup ketat ditambah kondisi pandemi Covid-19 serta tantangan perkembangan revolusi industri 4.0, Frans berharap para wisudawan / wisudawati dapat terus membangun optimisme kepekaan diri yang tinggi untuk membuktikan bahwa alumni PNK mampu berkiprah dan dapat bersaing di dunia industri, dunia usaha dan dunia kerja baik ditingkat nasional maupun internasional. 

“Kami yakin dan berharap melalui proses pendidikan yang telah anda lewati di Politeknik Negeri Kupang anda telah mendapatkan bekal pengalaman intelektual serta keterampilan yang cukup untuk memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Frans juga meminta para wisudawan untuk terus mengembangkan potensi yang mereka miliki saat ini terutama untuk memenuhi kompetensi abad 21 dan tuntutan revolusi industri 4.0 yakni SDM yang adaptif, fleksibel, kreatif, motivasi menguasai IT, menguasai bahasa internasional, komunikatif, punya sikap leadership yang tinggi dan mampu berpikir dan bertindak kritis 

“Kepada orangtua wali dan seluruh keluarga wisudawan/ wisudawati kami mengucapkan selamat atas keberhasilan yang diraih oleh putera puteri bapak dan ibu. Dengan gelar akademis yang berhasil disandang mereka dan dengan kemampuan dan kompetensi yang diraih kami mengharapkan lulusan Politeknik Negeri Kupang dapat berkarya memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi Nusa dan Bangsa dan masyarakat NTT pada khususnya,” kata dia.

“Seiring dengan perkembangan teknologi dan Ilmu pengetahuan saat ini Politeknik Negeri Kupang bertekad untuk terus meningkatkan layanan akademiknya sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pengguna lulusan atau stakeholder kami menyadari sepenuhnya bahwa revolusi industri 4.0 dan perkembangan teknologi saat ini akan sangat mempengaruhi Proses pendidikan yang akan kami lakukan di Politeknik Negeri Kupang untuk terus beradaptasi dengan perubahan – perubahan tersebut,” lanjutnya. 

Di kesempatan yang sama pada prosesi wisudawan/i PNK 2021, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menantang para wisudwan agar lebih kreatif memanfaatkan potensi lokal yang ada. Jangan berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara(ASN)

Bahkan berdasarkan pengalaman menunjukkan bahwa para lulusan lebih menyia-nyiakan waktu sekian lama hanya untuk menunggu tes ASN termasuk lulusan di bidang pertanian. Gubernur NTT berharap agar kedepannya lembaga PNK harus memulai untuk melatih seluruh sarjana terapan melihat local resouce basenya untuk dibangun karena tidak ada negara atau daerah yang berkembang dengan resources dari luar.