New Normal dalam Sudut Pandang Politeknik Negeri Kupang

Read Time:1 Minute, 33 Second

Pandemi Covid-19 merubah tatanan masyarakat dunia. Guna mencegah penularan wabah virus corona yang meluas, masyarakat diimbau bahkan dipaksa untuk tinggal di rumah. Sekolah, bekerja bahkan beribadah pun dianjurkan untuk dilakukan di rumah saja. Hampir semua negara mengimbau warganya untuk tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Terkecuali, memang bagi mereka yang harus keluar dan kegiatannya tidak bisa dilakukan dari rumah.

Perubahan tersebut tentu juga berdampak luas di banyak sektor. Pasalnya, berubahnya aktivitas masyarakat tersebut membuat berbagai bidang dipengaruhi olehnya seperti dalam dunia usaha yang menjadi sepi, seperti bidang pariwisata, transportasi online, penjuaan retail dan masih banyak lagi yang juga menjadi sepi.

perubahan itu juga turut dirasakan dalam dunia pendidikan. Berbagai kebijakan sudah dilakukan untuk perubahan tersebut, mulai dari proses perkuliahan tatap muka yang dilangsungkan secara daring, penugasan secara daring maupun proses akademis
lainnya yang juga dilakukan secara daring. kelemahannya adalah, ada beberapa proses kegiatan akademis yang tidak bisa dijangkau untuk dilakukan secara daring seperti kegiatan praktek, dll. Perubahan ini juga berakibat pada kebutuhan operasional mendukung proses akademik baik disisi pengajar maupun pada siswa atau mahasiswa. banyak keluhan disisi mahasiswa karena operasional pulsa untuk mendukung kuliah daring tersebut.

Berjalannya waktu, tinggal di rumah dinilai tidak bisa selamanya diterapkan untuk menjaga keseimbangan perekonomian, dan lain-lain. Sejumlah negara pun mulai melonggarakan kebijakan terkait mobilitas warganya termasuk Indonesia, bahkan bapak presiden Jokowi dalam konferensi persnya beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid-19. Di sisi lain, virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 masih terus mengancam. Korban jiwa akibat virus corona pun terus bertambah. Di sinilah, pola hidup baru atau new normal akan diimplementasikan.

apa itu new normal, menurut Direktur Politeknik Negeri Kupang Ibu Nonce F. Tuati., SE., MSi new normal didefinisikan sebagai “bertindak produktif dalam lingkungan kampus namun tetap memastikan aman dari penularan virus Corona dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan.

Show More
Back to top button
Close
Close